Dalami Temuan Jasad Pria di Kamar Kost di Kawasan Beji, Kota Depok, Polisi Ungkap Identitasnya

- Pewarta

Sabtu, 10 Februari 2024 - 15:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilusatrasi Jasad Pria. (Dok. Harianbogor.com/M Rifai Azhari)

Ilusatrasi Jasad Pria. (Dok. Harianbogor.com/M Rifai Azhari)

HARIANBOGOR.COM – Polisi masih mendalami temuan jasad pria di dalam kamar kost kawasan Beji, Kota Depok.

Saat ditemukan, kondisi mayat sudah membusuk dan kepalanya tertutup bantal.

Kaur Humas Polres Metro Depok, Iptu Made Budi mengatakan mayat pria tersebut ditemukan Kamis (8/2/2024) sekitar pukul 13.15 WIB siang.

“Mayat ditemukan telentang, kepala tertutup bantal di dalam kos,” ujar Made Budi dalam keterangannya yang dikutip pada Sabtu (10/2/2024).

Menurut Made, penemuan mayat ini berawal dari kecurigaan warga yang mencium bau busuk sejak Selasa (6/2/2024) pagi.

Aroma menyengat itu tercium beberapa hari belakangan. Saksi kemudian mengecek ke kamar tersebut.

Baca artikel lainnya di sini : Sang Kekasih Tenggelamkan Anaknya, Polisi Tak Temukan Unsur Kelalaian Artis Tamara Tyasmara

“Saksi pertama mengetahui bau busuk pada hari Selasa (6/2) jam 06.00 WIB, mengecek bau busuk tiga hari tidak hilang.

(Saksi) melihat kaki bengkak dan bau busuk sangat menyengat dari kamar tersebut,” katanya.

Lihat juga konten video, di sini: Bersama Prabowo dan Ratusan Ribu Warga di Sidoarjo, Jawa Timur, Gus Miftah Pimpin Sholawat

Saksi kemudian melapor ke pemilik kos yang diteruskan ke polsek setempat.

Polisi yang mendapat laporan lalu bergerak dan telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Dari hasil cek TKP oleh tim identifikasi, ditemukan tas warna hitam di samping mayat yang berisikan identitas ormas dengan nama IZ,” tuturnya.

Tak hanya itu, lanjut Made, polisi yang melakukan identifikasi juga menemukan proposal dari korlap ormas di Depok. Ada juag temuan amplop kosong hingga uang tunai.

“Ditemukan proposal ormas korlap Pal Depok, amplop kosong, HP, uang tunai Rp 290 ribu dan bukti pembayaran kos,” tukasnya.***

Artikel di atas juga sudah dìterbitkan di portal berita nasional dari Megapolitan  Hellodepok.com

Sempatkan juga untuk membaca artikel menarik lainnya, di portal berita Haiupdate.com dan Infobumn.com

Berita Terkait

WNA Asal Vietnam dan Tiongkok Diduga Lakukan Kegiatan Prostitusi Online, Diamankan Pihak Imigrasi
Polisi Turun Tangan Setelah Wajah Terduga Pelaku Penjambretan di Area CFD Viral di Media Sosial
Polisi Buru 2 Pelaku Pencurian Sepeda Motor di Depok, Modus Tuduh Korban Lakukan Pelecehan Seksual
Mulai Besok Polisi Akan Gelar Rekayasa Lalu Lintas di Kawasan Puncak, Bogor Saat Long Weekend
Pelaku Penganiayaan Taruna Hingga Tewas di STIP Marunda, Polisi Tetapkan Tegar Rafi Sanjaya Tersangka
Kasus Kematian Wanita di Kepulauan Seribu, Polda Metro Jaya Amankan 3 Orang Termasuk Pacar Korban
Longsor di Tol Bocimi, 1 Mobil Masuk Lubang dan 2 Korban Luka Ringan Sudah Ditangani RS Sukabumi
Pembentukan Dewan Kawasan Aglomerasi Bukan untuk Ambil Alih Kewenangan Pemerintahan Daerah

Berita Terkait

Selasa, 16 Juli 2024 - 14:58 WIB

WNA Asal Vietnam dan Tiongkok Diduga Lakukan Kegiatan Prostitusi Online, Diamankan Pihak Imigrasi

Rabu, 19 Juni 2024 - 11:45 WIB

Polisi Turun Tangan Setelah Wajah Terduga Pelaku Penjambretan di Area CFD Viral di Media Sosial

Rabu, 19 Juni 2024 - 09:03 WIB

Polisi Buru 2 Pelaku Pencurian Sepeda Motor di Depok, Modus Tuduh Korban Lakukan Pelecehan Seksual

Kamis, 9 Mei 2024 - 13:21 WIB

Mulai Besok Polisi Akan Gelar Rekayasa Lalu Lintas di Kawasan Puncak, Bogor Saat Long Weekend

Minggu, 5 Mei 2024 - 14:57 WIB

Pelaku Penganiayaan Taruna Hingga Tewas di STIP Marunda, Polisi Tetapkan Tegar Rafi Sanjaya Tersangka

Minggu, 21 April 2024 - 09:32 WIB

Kasus Kematian Wanita di Kepulauan Seribu, Polda Metro Jaya Amankan 3 Orang Termasuk Pacar Korban

Kamis, 4 April 2024 - 15:13 WIB

Longsor di Tol Bocimi, 1 Mobil Masuk Lubang dan 2 Korban Luka Ringan Sudah Ditangani RS Sukabumi

Minggu, 31 Maret 2024 - 12:16 WIB

Pembentukan Dewan Kawasan Aglomerasi Bukan untuk Ambil Alih Kewenangan Pemerintahan Daerah

Berita Terbaru