Kota Bogor. bogorready.com – Guna melestarikan kebudayaan terus di suarakan dalam menjaga budaya Nusantara, di antaranya Pelatihan Sunda Nyambung ka Jaman yang di inisiasi oleh The Art of Public Speaking, Storytelling & Acting Method (TAPSSAM) bersama Kang Rama Sastra Negara dan tim lainnya, yang dilaksanakan di aula RRI Jalan Pangrango Kecamatan Bogor Tengah Kota Bogor. Jumat (26/6/2026)
Acara tersebut di hadiri Kabid Kebudayaan H. Dian Herdiawan, SP. MM, Anggota DPRD Provinsi H. Iwan Suryawan, dan anggota DPRD Kota Bogor komisi II Hj. Endah Purwanti S. PI.
H. Dian Herdiawan, menyampaikan dalam sambutannya kegiatan pelatihan menyuarakan seni tutur sunda melalui storytelling dan teknik akting yang dikarenakan adanya krisis seni tutur sunda di era modern, perkembangan teknologi digital danhegenomi budaya populer global memicu pergeseran tektonik dalam pola komunikasi masyarakat kontemporer, ujarnya.

Ia menambahkan, seni tutur sunda, yang secara tradisional menjadi denyut nadi kehidupan di ruang keluarga, teras balai kampung hingga sakralnya ruang pertemuan adat, Tradisi yang dahulu mengandalkan kehadiran fisik dan kedekatan emosional ini perlahan terdesak ke tepian, kalah bersaing dengan konten instan yang serba cepat, singkat dan sering kali hanya menyentuh permukaan tanpa kedalam makna,
Krisis ini sejatinya bukan sekadar tentang hilangnya dongeng, pantun atau cerita dari ingatan kolektif, lebih jauh dari itu kita sedang menyaksikan pengikisan terhadap estetika rasa dan metodologi penyampaian nilai-nilai luhur. tutupnya.
Saat ini seni tutur meredup, kita kehilangan :
– Karakter bahasa : kehalusan struktur bahasa sunda yang mengandung etika dan tata krama
– Transmisi nilai : hilangnya filosofi hidup yang biasanya diselipkan lewat metafora dan gaya bahasa yang kaya.
– Koneksi antar generasi : putusnya jembatan komunikasi antara yang tua sebagai penyimpan memori dan yang muda sebagai penerus tradisi.
(Yat)
Editor : Din




