Bogor, bogorready.com — Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Kabupaten Bogor, Linda Ratna Yanti, S.ST., Bdn., menekankan pentingnya sinergi antara bidan dan pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya bagi ibu dan anak. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan bakti sosial yang digelar dalam rangka HUT ke-75 IBI di Kecamatan Jonggol, Jumat (31/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung di halaman Gedung PONED Puskesmas Jonggol ini merupakan hasil kerja sama antara IBI Kabupaten Bogor, Pemerintah Kecamatan Jonggol, dan Puskesmas Jonggol. Adapun rangkaian kegiatan meliputi skrining preeklamsia (PE) bagi ibu hamil usia kehamilan kurang dari 20 minggu, serta demonstrasi dan edukasi pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) bagi bayi usia enam bulan ke atas, dengan dukungan mitra kerja PT Indofood.
Dalam sambutannya, Linda Ratna Yanti menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan pemerintah kecamatan, puskesmas, serta para kepala desa yang turut hadir dan berkontribusi dalam terselenggaranya kegiatan tersebut.
Ia juga berharap adanya dukungan dari pemerintah dalam mempermudah proses perizinan praktik mandiri bagi para bidan. Menurutnya, masih banyak bidan yang menghadapi kendala dalam pengurusan izin praktik, sehingga diperlukan sinergi lintas sektor agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat berjalan optimal dan sesuai regulasi.
Sementara itu, Camat Jonggol, Andri Rahman, S.STP., M.Si., menyampaikan bahwa bidan merupakan garda terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya pada klaster ibu dan anak. Ia menegaskan pentingnya pendekatan pelayanan berbasis siklus hidup serta penguatan fungsi Posyandu melalui integrasi enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) sesuai Permendagri Nomor 13 Tahun 2024.
“Pemerintah Kecamatan Jonggol akan terus bersinergi dengan para bidan sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan. Kami juga mengapresiasi dedikasi bidan, termasuk perannya dalam penanganan pandemi Covid-19,” ujarnya.
Kepala Puskesmas Jonggol, dr. Adi Nuryadin, MKM, turut menyampaikan rasa bangga atas terselenggaranya kegiatan bakti sosial di wilayah kerjanya. Ia menilai kegiatan ini sangat bermanfaat dalam mendukung skrining ibu hamil serta upaya penurunan angka kematian ibu dan bayi, sekaligus pencegahan stunting.
Kegiatan bakti sosial ini ditutup dengan pemotongan kue sebagai simbol peringatan HUT ke-75 IBI, dilanjutkan dengan demonstrasi pembuatan MP-ASI berbahan pangan lokal sesuai kebutuhan gizi anak.
Selain itu, seluruh peserta yang hadir mendapatkan pemeriksaan kesehatan serta bingkisan berupa telur, vitamin penambah darah, dan kalsium untuk ibu hamil, serta asupan protein bagi balita.
Melalui kegiatan ini, IBI diharapkan terus berkontribusi dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat serta memperkuat peran bidan sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan di Indonesia.
*red/Heri





