Gunung Putri, bogorready.com – Komitmen untuk memperluas akses pelayanan kesehatan bagi pekerja di Kabupaten Bogor terus diperkuat melalui kolaborasi antara RS Permata Gunung Putri dan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bogor Cileungsi. Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang berlangsung pada Rabu, (23/9/2026), di RS Permata Gunung Putri.
Penandatanganan kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara fasilitas pelayanan kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan, khususnya dalam mendukung kebutuhan pelayanan kesehatan bagi pekerja di wilayah Gunung Putri dan sekitarnya.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Komisaris PT Permata Hospital Gunungputri dr. Asdineri Ruslim, Sp.OG., Direktur PT Permata Hospital Gunungputri, dr. Arief Dimas Dwiputro, M.Sc., serta Direktur Utama RS Permata Gunung Putri, dr. Ahmad Jamaluddin, M.Kes.
Turut hadir Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Dr. dr. Fusia Meidiawaty, S.H., M.H.Kes., MARS., C.M.Med., yang diwakili oleh Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, dr. Dyon Rivardin Iskandar. Hadir pula Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Bogor Cileungsi, Andi Widya Lesmana, Camat Gunung Putri, Kurnia Indra, S.STP, M.Ec.Dev., Ketua DPD Jamkeswatch Kabupaten Bogor, Aden Arta Jaya, Ketua DPC FSPKEP Kabupaten Bogor, Mujimin, perwakilan APDESI Kecamatan Gunung Putri, serta para rekanan perusahaan.

RSPGP Tegaskan Komitmen Mendukung Perlindungan Pekerja
Dalam sambutannya, Direktur Utama RS Permata Gunung Putri, dr. Ahmad Jamaluddin, M.Kes., menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi bagian dari komitmen RSPGP untuk terus memberikan kontribusi dalam menghadirkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya para pekerja.
RS Permata Gunung Putri juga menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi dalam mendukung berbagai program BPJS Ketenagakerjaan, termasuk program Bukan Penerima Upah (BPU).
Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya RS Permata Gunung untuk membangun kerja sama yang berkelanjutan dengan berbagai pihak, sekaligus memperluas manfaat pelayanan kesehatan kepada masyarakat di wilayah Gunung Putri dan sekitarnya.
Senada dengan hal tersebut, Direktur PT Permata Hospital Gunung putri, dr. Arief Dimas Dwiputro, M.Sc., menegaskan kesiapan Rumah Sakit Permata Gunung Putri dalam mendukung kebutuhan pelayanan kesehatan bagi para pekerja.
“RS Permata Gunung siap membantu para pekerja,” ujar dr. Arief, menegaskan komitmen rumah sakit untuk memberikan dukungan pelayanan kesehatan melalui sinergi yang terjalin bersama BPJS Ketenagakerjaan.
Dinas Kesehatan Apresiasi Peningkatan Akses Pelayanan
Mewakili Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, dr. Dyon Rivardin Iskandar, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kerja sama tersebut.
Ia menilai peningkatan akses pelayanan kesehatan merupakan salah satu bagian penting dalam pemenuhan kebutuhan kesehatan masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan hari ini. Peningkatan akses merupakan salah satu kewajiban pemerintah dalam memenuhi pelayanan kesehatan. Kami percaya Rumah Sakit Permata Gunung Putri dapat memberikan pelayanan kesehatan yang baik kepada para pekerja di Gunung Putri dan sekitarnya. Mudah-mudahan kolaborasi ini dapat berjalan dengan lancar,” ungkap dr. Dyon.
Dukungan tersebut mencerminkan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, fasilitas pelayanan kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, dunia usaha, serta unsur masyarakat dalam memperluas akses pelayanan kesehatan dan perlindungan sosial bagi pekerja.
Perlindungan Pekerja Perlu Menjangkau Berbagai Sektor
Sementara itu, Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Bogor Cileungsi, Andi Widya Lesmana, menyampaikan bahwa cakupan perlindungan ketenagakerjaan perlu menjangkau pekerja dari berbagai sektor, tidak terbatas pada mereka yang bekerja di perusahaan.
Menurut Andi, pekerja yang bekerja secara mandiri atau termasuk dalam kategori Bukan Penerima Upah juga memiliki kebutuhan terhadap perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Ia juga menjelaskan pentingnya perlindungan bagi pekerja dalam menghadapi risiko kecelakaan kerja, termasuk risiko yang dapat terjadi dalam perjalanan berangkat maupun pulang kerja sesuai dengan ketentuan program BPJS Ketenagakerjaan.
Dalam kesempatan tersebut, Andi turut menyampaikan apresiasi kepada RS Permata Gunung Putri yang telah menjadi bagian dari kolaborasi BPJS Ketenagakerjaan.
Ia berharap kerja sama yang terjalin tidak berhenti pada pelaksanaan di lingkungan Gunung Putri, tetapi dapat terus diperkuat dan disosialisasikan secara lebih luas kepada masyarakat dan dunia usaha di Kabupaten Bogor.

Perluasan Perlindungan bagi Jutaan Pekerja di Kabupaten Bogor
Dalam pemaparannya, BPJS Ketenagakerjaan menyampaikan bahwa Kabupaten Bogor memiliki sekitar 2,4 juta pekerja dari total sekitar 6 juta penduduk. Dari jumlah tersebut, pekerja yang telah mendapatkan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan disebut mencapai 830.194 orang atau sekitar 32,81 persen.
Data tersebut menjadi gambaran bahwa masih terdapat peluang untuk memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja di Kabupaten Bogor.
Karena itu, kolaborasi lintas sektor menjadi salah satu bagian penting dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan sekaligus memperluas akses terhadap layanan yang tersedia.
Membangun Kolaborasi yang Berkelanjutan
Penandatanganan PKS antara RS Permata Gunung Putri dengan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bogor Cileungsi menjadi momentum untuk memperkuat hubungan kelembagaan sekaligus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dalam mendukung pekerja.
Bagi RS Permata Gunung Putri, kerja sama ini tidak hanya menjadi bentuk sinergi antar instansi, tetapi juga bagian dari komitmen untuk terus hadir memberikan pelayanan kesehatan yang dapat diakses oleh masyarakat dan pekerja di Gunung Putri serta wilayah sekitarnya.
Ke depan, RS Permata Gunung bersama BPJS Ketenagakerjaan berkomitmen untuk menjaga dan mengembangkan kolaborasi tersebut agar dapat memberikan manfaat yang semakin luas bagi para pekerja.
Melalui motto “Trust & Compassion”, RS Permata Gunung Putri akan terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak dalam mendukung pelayanan kesehatan yang berkualitas, mudah diakses, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
*red/Heri





