Angkat Ekonomi Wilayah, Desa Gunung Geulis Hotmix Pengaspalan Jalan Desa Hingga Pendidikan 

Kab Bogor. bogorready.com – Pemerintah Desa Gunung Geulis, Kecamatan Sukaraja, tengah melaksanakan Pengaspalan Jalan Desa Perdesaan melalui Bankeu Khusus Akselerasi Tahun Anggaran 2026, Pemdes Gunung Geulis menerima pencairan dana anggaran tahap 1. Dana tersebut mulai direalisasikan untuk sejumlah program pembangunan infrastruktur jalan desa yang telah direncanakan melalui mekanisme musyawarah desa. Salah satu program yang saat ini tengah dikerjakan adalah pengaspalan jalan Desa Gunung Geulis yang berbatasan dengan Desa Bojong Koneng di Kampung Pasir Lembu RT 02 RW 05. Desa Gunung Geulis, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor. Jumat (30/10/2026)

Kepala Desa Gunung Geulis Haerudi, saat launching mengatakan bahwa pengaspalan jalan desa atau Jalan Lodaya tersebut merupakan salah satu program yang direalisasikan melalui anggaran Bankeu Khusus Akselerasi Tahun 2026.

“Kami sedang melaksanakan pembangunan pengaspalan Jalan Desa yang berbatasan dengan Desa Bojong Koneng dengan total volume panjang 315 meter, lebar 3 meter dan tinggi 0,3 centi meter yang dikerjakan oleh TPK bersama masyarakat,” ujarnya.

Haerudi, menambahkan Satu Sarjana di Desa Gunung Geulis ini sudah dimasukkan dan di verifikasi yang mana satu sarjana ini saya berikan dengan bantuan tunjangan dari saya untuk mendukung terhadap dunia pendidikan namun tidak terlepas dari peran penting pemerintah desa Gunung Geulis, dan hari ini penentuan lokasi pembangunan pengaspalan jalan desa tidak dilakukan secara sepihak, melainkan berdasarkan usulan dan kebutuhan masyarakat yang disampaikan melalui tahapan perencanaan pembangunan desa.

“Penetapan titik lokasi pembangunan pengaspalan jalan desa atau Jalan Lodaya berdasarkan usulan masyarakat melalui Musyawarah Dusun (Musdus), kemudian ditetapkan dalam Musyawarah Desa (Musdes) dan Musrenbang, selanjutnya ditetapkan melalui keputusan kepala desa,” tambahnya.

Tentunya pengaspalan jalan desa yang berada di wilayah Pasir Lembu RT. 02 RW. 05 tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sehingga berfungsi untuk mobilitas perekonomian masyarakat.

Ia menambahkan, pembangunan pengaspalan jalan desa tersebut memiliki manfaat strategis bagi masyarakat, khususnya para pelaku usaha warga masyarakat sekitar. tandasnya

Pemdes Gunung Geulis tentunya pengalokasian Bankeu Khusus Akselerasi Tahun 2026 untuk sejumlah program lain yang menjadi bagian dari agenda pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa diantaranya :

Program Dayeuh Pajajaran, Kampung Ramah Lingkungan, Digitalisasi Desa, hingga Satu Sarjana Satu Sarjana

• Kampung Ramah Lingkungan

Melalui kampung ramah lingkungan (KRL) Program ini diarahkan untuk memperkuat pengelolaan sampah berbasis masyarakat sekaligus mendorong terciptanya lingkungan desa yang lebih bersih dan sehat.

• Satu Sarjana Satu Desa

Program ini ditujukan untuk mendukung peningkatan akses dan kualitas pendidikan masyarakat desa melalui pemberian kesempatan pendidikan tinggi bagi warga yang memenuhi ketentuan program.

• Asta Geodesa

Program Asta Geodesa diarahkan untuk mendukung pendataan dan pemetaan potensi serta kondisi wilayah desa sebagai bagian dari penguatan perencanaan pembangunan berbasis data.

• Digitalisasi Desa

Program digitalisasi desa diarahkan untuk meningkatkan pemanfaatan teknologi dalam pelayanan pemerintahan dan administrasi desa sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat dilakukan secara lebih efektif dan transparan.

Haerudi, berharap seluruh program yang direalisasikan melalui Bankeu Akselerasi tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mendukung percepatan pembangunan Desa Gunung Geulis, khusus pembangunan pengaspalan jalan desa, sehingga infrastruktur tersebut dapat menjadi solusi sekaligus memastikan pekerjaan berjalan dengan baik. Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat infrastruktur yang telah dibangun pemerintah desa agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Yang tidak kalah penting, masyarakat harus ikut menjaga dan merawat bangunan yang sudah dibangun. Karena pembangunan ini menggunakan anggaran untuk kepentingan masyarakat, sehingga harus dipelihara bersama agar manfaatnya bisa bertahan lama,” pungkasnya.

(Din)

Pos terkait