Depok, bogorready.com — Sekitar 25 perwakilan tim marketing rumah sakit dari wilayah Jabodetabek berkumpul dalam kegiatan Kopdar (Kopi Darat) yang berlangsung di Walking Drums, Margonda, Depok, pada Jumat (24/4/2026). Acara ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus forum diskusi untuk memperkuat kolaborasi antarpraktisi marketing di sektor layanan kesehatan.
Kegiatan diawali dengan sesi perkenalan dari masing-masing perwakilan rumah sakit. Suasana hangat dan akrab terasa sejak awal, mencerminkan semangat kebersamaan dalam membangun jaringan yang lebih solid di antara para pelaku marketing rumah sakit.
Memasuki sesi inti, diskusi difokuskan pada berbagai tantangan dan strategi dalam pemasaran layanan kesehatan. Heri Irawan, Manajer Marketing RS Annisa Bogor, menyampaikan bahwa marketing rumah sakit memiliki karakteristik yang unik dibandingkan dengan sektor lainnya. Ia menekankan bahwa dalam melakukan pemasaran, tim harus tetap memperhatikan kode etik kedokteran (kodrek), sehingga pendekatan yang dilakukan tidak hanya efektif secara bisnis, tetapi juga tetap menjaga nilai-nilai etika dan profesionalisme di dunia medis.
“Marketing rumah sakit tidak bisa disamakan dengan produk komersial biasa. Ada batasan etika yang harus dijaga, sehingga kreativitas dalam pemasaran harus tetap berada dalam koridor yang tepat,” ujar Heri dalam diskusi tersebut.
Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai peserta yang turut berbagi pengalaman, tantangan, serta solusi yang mereka hadapi di lapangan. Mulai dari adaptasi terhadap digital marketing, membangun kepercayaan pasien, hingga menjaga hubungan dengan mitra strategis menjadi topik yang banyak dibahas.
Forum ini pun dimanfaatkan sebagai wadah untuk saling bertukar informasi terkait kendala yang dihadapi masing-masing rumah sakit, sekaligus mencari pendekatan terbaik dalam menghadapi dinamika industri kesehatan yang terus berkembang. Para peserta sepakat bahwa kolaborasi dan komunikasi yang berkelanjutan menjadi kunci untuk meningkatkan kualitas layanan sekaligus daya saing rumah sakit.
Kegiatan kopdar ditutup dengan harapan agar forum serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin, sehingga dapat menjadi ruang diskusi yang produktif serta memperkuat sinergi antar marketing rumah sakit di wilayah Jabodetabek.
*red/Hi





