Desa Tapos II Paparkan Agenda Pembangunan Infrastruktur Hingga Stunting

Kab Bogor. bogorready.com – Pemerintah Desa Tapos II menggelar Rembug Stunting sebagai bagian dari upaya memperkuat pencegahan dan penanganan stunting sekaligus menyusun langkah pembangunan desa untuk tahun 2027.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Desa Tapos II, Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor. Acara tersebut dihadiri Camat Tenjolaya Apid Junaedi, Kepala Desa Tapos II Nasrullah, kader PKK, serta sejumlah unsur terkait. Jumat (2/10/2026)

Kepala Desa Tapos II Nasrullah mengatakan, Rembug Stunting menjadi forum penting untuk membahas berbagai upaya pencegahan dan penanganan stunting di wilayah Desa Tapos II.

“Alhamdulillah, hari ini kami melaksanakan Rembug Stunting. Ini merupakan bagian dari upaya pencegahan dan penanganan stunting yang ada di Desa Tapos II,” ungkap Nasrullah.

Menurut Nasrullah, upaya pencegahan stunting tidak hanya berkaitan dengan penanganan kesehatan, tetapi juga membutuhkan perhatian terhadap pemenuhan gizi masyarakat dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Ia menyebut, langkah tersebut juga sejalan dengan berbagai program pemerintah, termasuk dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Selain membahas persoalan stunting, Pemerintah Desa Tapos II turut menyampaikan perkembangan Bantuan Keuangan (Bankeu) dari Pemerintah Kabupaten Bogor.

Untuk tahap pertama, Desa Tapos II mendapatkan alokasi sekitar Rp. 192 juta. Anggaran tersebut akan direalisasikan berdasarkan hasil Musyawarah Desa (Musdes) serta ketentuan yang berlaku.

“Anggaran tahap pertama ini kita alokasikan sesuai hasil Musdes dan aturan yang sudah ditetapkan. Diantaranya untuk pembangunan TPT, hotmix jalan desa dan pekerjaan di lingkungan kantor desa,” jelasnya.

Pelaksanaan kegiatan Bankeu tersebut akan dilakukan secara swakelola dengan melibatkan masyarakat sesuai ketentuan yang berlaku.

Nasrullah juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bogor, khususnya Bupati Bogor Rudy Susmanto dan Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi atau Jaro Ade, atas realisasi Bankeu tahap pertama tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Bupati, Pak Rudy Susmanto dan Pak Jaro Ade yang sudah merealisasikan Bankeu tahap pertama. Mudah-mudahan bantuan ini bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Desa Tapos II,” katanya.

Program Satu Sarjana Satu Desa

Dalam kesempatan yang sama, Nasrullah juga menyampaikan perkembangan program Satu Sarjana Satu Desa. Menurutnya, terdapat penambahan peserta yang mendapatkan dukungan melalui program tersebut.
Selain unsur perangkat desa, terdapat pula peserta dari luar desa yang dinilai memenuhi persyaratan sesuai ketentuan program.

Program Dayeuh Pajajaran dan Pembangunan Infrastruktur

Sementara untuk program Dayeuh Pajajaran, Pemerintah Desa Tapos II merencanakan realisasi pembangunan di wilayah Kampung Tapos Lebak, tepatnya di sekitar perempatan yang berdekatan dengan jalan raya.

Saat ini, pemerintah desa masih melakukan koordinasi dan persiapan pekerjaan, termasuk rencana pembangunan hotmix dan Tembok Penahan Tanah (TPT).

“Untuk Pajajaran kita rencanakan direalisasikan di perempatan Kampung Tapos Lebak karena lokasinya berdekatan dengan jalan raya. Untuk hotmix dan TPT, mudah-mudahan bisa direalisasikan dalam waktu dekat,” ujar Nasrullah.

Pemerintah Desa Tapos II juga tengah melakukan pendataan masyarakat melalui kader-kader di tingkat bawah sebagai bagian dari persiapan program digitalisasi desa.

Pendataan tersebut menjadi salah satu tahapan penting untuk memperoleh data masyarakat yang lebih akurat sekaligus mendukung pelaksanaan berbagai program pembangunan dan pelayanan desa ke depan.

Melalui pelaksanaan Rembug Stunting, Bankeu, program Satu Sarjana Satu Desa, Pajajaran, hingga persiapan digitalisasi desa, Pemerintah Desa Tapos II menegaskan komitmennya untuk mengarahkan setiap program berdasarkan kebutuhan masyarakat, hasil musyawarah desa, serta ketentuan peraturan yang berlaku.

Dengan demikian, berbagai program tersebut diharapkan tidak hanya mendukung pembangunan infrastruktur, tetapi juga meningkatkan kualitas kesehatan, pendidikan, pelayanan publik, serta kesejahteraan masyarakat Desa Tapos II.

(Din)

Pos terkait