Desa Cikarawang Akselerasi Bankeu 2026, Untuk Infrastruktur Hingga BPJS

Kab Bogor. bogorready.com – Pemerintah Desa Cikarawang tengah merealisasikan program Bantuan Keuangan (Bankeu) Khusus Akselerasi Pembangunan Perdesaan dari Pemerintah Kabupaten Bogor Tahun Anggaran 2026, Desa Cikarawang, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor.

Pada tahap pertama, Pemdes Cikarawang menerima pencairan sebesar 60 persen dari total anggaran Rp. 1,5 miliar. Dana tersebut mulai direalisasikan untuk sejumlah program pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat yang telah direncanakan melalui mekanisme musyawarah desa.

Salah satu program yang saat ini tengah dikerjakan adalah pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) pada saluran irigasi di wilayah Dusun 3, Kampung Carang Pulang.

Kepala Desa Cikarawang, Sapturi Wijaya, saat ditemui media di lokasi pembangunan TPT, mengatakan pembangunan tersebut merupakan salah satu program prioritas yang direalisasikan melalui anggaran Bankeu Akselerasi Tahun 2026.

“Kami sedang melaksanakan pembangunan TPT pada saluran irigasi dengan total volume tahap I dan II sepanjang 890 meter, lebar 0,40 meter dan tinggi 1,5 meter. Pagu anggarannya sebesar Rp900 juta. Pekerjaan dilaksanakan oleh TPK bersama tenaga ahli dan masyarakat dengan waktu pelaksanaan 60 hari kalender,” kata Sapturi, Jumat (2/10/2026).

Untuk tahap pertama, pembangunan TPT memiliki volume 296 meter x 0,40 meter x 1,5 meter, dengan pagu anggaran sebesar Rp. 300 juta. Pekerjaan tersebut dilaksanakan oleh TPK, tenaga ahli dan masyarakat dengan waktu pelaksanaan selama 18 hari kalender.

“Untuk tahap pertama progres pekerjaan saat ini sudah mencapai sekitar 18 persen,” ujarnya.

Menurut Sapturi, penentuan lokasi pembangunan TPT tidak dilakukan secara sepihak, melainkan berdasarkan usulan dan kebutuhan masyarakat yang disampaikan melalui tahapan perencanaan pembangunan desa.

“Penetapan titik lokasi pembangunan TPT berdasarkan usulan masyarakat melalui Musyawarah Dusun (Musdus), kemudian ditetapkan dalam Musyawarah Desa (Musdes) dan Musrenbang, selanjutnya ditetapkan melalui keputusan kepala desa,” jelasnya.

Manfaat TPT bagi Pertanian

Pembangunan TPT yang berada di wilayah RW. 06 dan RW. 07, Kampung Carang Pulang, Dusun 3, tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Selain berfungsi untuk memperkuat struktur tanah dan mencegah terjadinya longsor, keberadaan TPT juga diharapkan mampu mengurangi potensi banjir saat musim hujan serta menjaga kelancaran aliran saluran irigasi.

“Dengan pembangunan TPT ini, selain mencegah longsor dan banjir, saluran irigasi juga menjadi lebih lancar. Airnya dapat mengairi lahan persawahan sekitar 20 hektare,” ungkap Sapturi.

Ia menambahkan, pembangunan tersebut memiliki manfaat strategis bagi masyarakat, khususnya para petani yang bergantung pada ketersediaan air untuk mengairi lahan pertanian.

“Manfaatnya sangat jelas dirasakan masyarakat, khususnya para petani. Selain mencegah longsor dan banjir, saluran irigasi dapat berfungsi dengan lebih baik sehingga kebutuhan air untuk persawahan bisa terpenuhi,” katanya.

Program Lain yang Dibiayai Bankeu

Selain pembangunan TPT, Pemdes Cikarawang juga mengalokasikan Bankeu Akselerasi Tahun 2026 untuk sejumlah program lain yang menjadi bagian dari agenda pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa, di antaranya:

Dayeuh Pajajaran

Program Dayeuh Pajajaran akan difokuskan di wilayah RW. 04 dan RW. 05. Hingga saat ini pembangunan fisiknya belum dimulai karena masih menunggu proses pencairan anggaran dari Pemerintah Kabupaten Bogor.

Pengelolaan Sampah

Melalui Kampung Ramah Lingkungan (KRL) Program ini diarahkan untuk memperkuat pengelolaan sampah berbasis masyarakat sekaligus mendorong terciptanya lingkungan desa yang lebih bersih dan sehat.

Satu Sarjana Satu Desa

Program ini ditujukan untuk mendukung peningkatan akses dan kualitas pendidikan masyarakat desa melalui pemberian kesempatan pendidikan tinggi bagi warga yang memenuhi ketentuan program.

Asta Geodesa

Program Asta Geodesa diarahkan untuk mendukung pendataan dan pemetaan potensi serta kondisi wilayah desa sebagai bagian dari penguatan perencanaan pembangunan berbasis data.

• Digitalisasi Desa
Program digitalisasi desa diarahkan untuk meningkatkan pemanfaatan teknologi dalam pelayanan pemerintahan dan administrasi desa sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat dilakukan secara lebih efektif dan transparan.

• BPJS Kesehatan
Pemdes Cikarawang juga mengalokasikan anggaran untuk mendukung kepesertaan BPJS Kesehatan bagi 250 orang, sebagai bagian dari upaya meningkatkan akses masyarakat terhadap perlindungan jaminan kesehatan.

Harapan Pemerintah Desa Cikarawang

Sapturi, berharap seluruh program yang direalisasikan melalui Bankeu Akselerasi tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mendukung percepatan pembangunan Desa Cikarawang.

Khusus pembangunan TPT dan saluran irigasi, ia berharap infrastruktur tersebut dapat menjadi solusi terhadap persoalan longsor dan banjir sekaligus memastikan distribusi air dari hulu hingga hilir berjalan dengan baik.

“Kami berharap pembangunan ini menjadi solusi sehingga tidak terjadi lagi longsor dan banjir ketika hujan. Air juga dapat mengalir dengan lancar dari hulu hingga hilir,” paparnya.

Sapturi, juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat infrastruktur yang telah dibangun pemerintah desa agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Yang tidak kalah penting, masyarakat harus ikut menjaga dan merawat bangunan yang sudah dibangun. Karena pembangunan ini menggunakan anggaran untuk kepentingan masyarakat, sehingga harus dipelihara bersama agar manfaatnya bisa bertahan lama,” pungkasnya.

(Din)

Pos terkait