Bogor | bogorready.com– Sehubungan dengan adanya pemberitaan yang menyebutkan bahwa seorang individu berinisial D diduga sebagai anggota TNI yang menjadi “tameng” pada proyek pembangunan Mie Gacoan di Bojong Gede, Kabupaten Bogor, dengan ini kami menyampaikan klarifikasi resmi untuk meluruskan informasi yang tidak tepat tersebut.
1. Tidak Benar D Mengaku sebagai Anggota TNI
Individu berinisial D menyatakan bahwa ia tidak pernah mengaku sebagai anggota TNI kepada pihak manapun. Informasi yang menyebutkan dirinya sebagai anggota TNI adalah keliru dan tidak sesuai fakta.
D menegaskan bahwa dirinya bekerja sebagai wartawan dan memiliki jabatan sebagai Kabiro Online di salah satu media di Kabupaten Bogor. Bukti legalitas profesinya telah disampaikan kepada pihak wartawan yang melakukan konfirmasi.
2. Kesalahpahaman Informasi dari Pengawas Lapangan (R)
Keterangan awal yang menyebut nama D berasal dari pengawas lapangan berinisial R, yang menyampaikan bahwa keamanan proyek ditangani oleh pihak TNI. Namun setelah dikonfirmasi ulang:

R mengakui bahwa ia tidak mengetahui pekerjaan maupun peran D secara pasti.
Informasi mengenai “D dari TNI” merupakan kesalahan komunikasi dan tidak memiliki dasar yang valid.
3. Peran D di Proyek
D menjelaskan bahwa kehadirannya di lokasi proyek adalah dalam kapasitas pengawas atas instruksi PIC Keamanan berinisial N, bukan sebagai personel TNI.
Selain itu, R juga mengonfirmasi bahwa D jarang berada di lokasi proyek dan tidak pernah menjelaskan pekerjaan dirinya kepada R, sehingga R tidak mengetahui peran dan profesi D secara menyeluruh.
4. Upaya Konfirmasi yang Belum Lengkap
D menginformasikan bahwa ia telah berupaya melakukan komunikasi dan menjadwalkan pertemuan dengan wartawan berinisial H untuk memberikan klarifikasi langsung. Namun karena ada keperluan mendadak, pertemuan harus dijadwalkan ulang.
D menilai bahwa pemberitaan yang terlanjur terbit belum melalui proses konfirmasi yang tuntas, sehingga menghasilkan kesalahpahaman publik.
5. Pernyataan Penutup
Dengan ini ditegaskan bahwa:
D bukan anggota TNI.
Informasi yang menyebut D sebagai anggota TNI adalah tidak benar dan bersumber dari kesalahan komunikasi.
Perlu dilakukan peninjauan kembali terhadap pemberitaan yang sudah beredar agar tidak menimbulkan kerugian dan persepsi keliru kepada pihak terkait.
Kami berharap klarifikasi resmi ini dapat menjadi rujukan yang benar serta menghindarkan kesalahpahaman lebih lanjut.
Atas perhatian dan kerja samanya, kami ucapkan terima kasih.
Redaksi





