BOGOR | bogorready.com – Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia (ARSSI) Cabang Bogor Raya berkolaborasi dengan FiberStar menggelar forum eksekutif GO! NEXT 2026 – The Future of Healthcare Technology, Kamis (27/8/2026), di Swiss-Belinn Bogor.
Kegiatan tersebut menjadi forum strategis yang mempertemukan insan rumah sakit, pemerintah, serta pelaku teknologi untuk membahas perkembangan digitalisasi dan masa depan teknologi dalam mendukung pelayanan kesehatan.
Ketua ARSSI Cabang Bogor Raya, dr. Yudhy Iskandar, MARS, mengatakan transformasi digital merupakan kebutuhan yang tidak dapat dihindari oleh rumah sakit seiring dengan perkembangan teknologi dan tuntutan pelayanan masyarakat.
“Perkembangan teknologi digital saat ini tidak bisa kita hindari, termasuk di sektor kesehatan. Rumah sakit harus mampu beradaptasi dan memanfaatkan teknologi untuk mendukung pelayanan yang lebih efektif, efisien, terintegrasi, serta memberikan kemudahan bagi pasien,” ujar dr. Yudhy.
Menurutnya, kolaborasi antara rumah sakit dan perusahaan teknologi menjadi penting agar penerapan digitalisasi benar-benar memberikan manfaat bagi pelayanan kesehatan.
“Kami di ARSSI Bogor Raya melihat kolaborasi seperti ini sebagai kesempatan untuk membuka wawasan dan membangun sinergi. Teknologi harus menjadi alat untuk memperkuat pelayanan, bukan justru menambah kompleksitas bagi tenaga kesehatan maupun pasien,” katanya.
Dr. Yudhy menambahkan, digitalisasi rumah sakit tidak hanya berbicara mengenai penggunaan sistem teknologi, tetapi juga harus diikuti dengan kesiapan sumber daya manusia, keamanan data, dan tata kelola yang baik.
“Digitalisasi bukan hanya persoalan menyediakan sistem atau jaringan. Yang tidak kalah penting adalah bagaimana sumber daya manusianya siap, bagaimana data pasien dilindungi, dan bagaimana teknologi tersebut benar-benar memberikan manfaat terhadap mutu serta keselamatan pasien,” tuturnya.
Dalam forum tersebut turut hadir Prof Makin Perdana Kusuma, SE, MM., PAD, CHRAL, CHRA, COCM serta sejumlah pemangku kepentingan di bidang pelayanan kesehatan.
Sementara itu, salah satu narasumber utama adalah Direktur Tata Kelola Pelayanan Kesehatan Rujukan Kementerian Kesehatan RI, dr. Ockti Palupi Rahayuningtyas, MPH, MH.Kes.
Kehadiran Kementerian Kesehatan dalam forum tersebut memberikan perspektif mengenai tata kelola pelayanan kesehatan rujukan di tengah perkembangan teknologi dan transformasi digital sektor kesehatan.
Forum GO! NEXT 2026 mengusung tema “The Future of Healthcare Technology” dan diisi dengan seminar teknologi, networking, lunch, serta diskusi mengenai perkembangan teknologi yang dapat mendukung ekosistem pelayanan kesehatan.
Dr. Yudhy berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai forum diskusi, tetapi dapat melahirkan kolaborasi konkret antara rumah sakit, pemerintah, dan sektor teknologi.
“Harapan kami, forum ini tidak berhenti pada diskusi. Ada gagasan, ada kolaborasi, dan pada akhirnya ada implementasi yang bisa memberikan dampak nyata bagi rumah sakit dan masyarakat.
Karena masa depan pelayanan kesehatan akan semakin membutuhkan teknologi yang terintegrasi, tetapi tetap menempatkan pasien sebagai pusat pelayanan,” pungkasnya.
Kolaborasi ARSSI Bogor Raya dan FiberStar melalui GO! NEXT 2026 diharapkan dapat menjadi salah satu ruang untuk memperkuat sinergi dalam menghadapi tantangan pelayanan kesehatan di era digital, sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi yang selaras dengan kebutuhan rumah sakit dan masyarakat.
(*)





